Tampilkan postingan dengan label Aplikasi Android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aplikasi Android. Tampilkan semua postingan
Kamis, 24 Oktober 2013
BBM Akan Hidup, Handset Blackberry Tidak!
2 hari ini dunia OS sedang diinvasi oleh aplikasi chat bernama Blackberry Messenger. Ya, BBM akhirnya benar-benar hadir untuk OS Android dan iOS. Bisakah kamu bayangkan BBM yang dulunya hanya nongol di handset Blackberry sekarang nangkring di ponsel-ponsel China Android? guepun tidak pernah membayangkan sejauh itu dulu.
Di suatu hari, sekitar medio 2005, gue pernah membaca di salah satu majalah IT terkenal bahwa Blackberry adalah handset jagoan para pebisnis. Beginilah bentuk handset Blackberry yang dulu membuat saya kagum karena kesan eksklusif dan penampilan modernnya.
Darisana pengetahuan gue terbuka tentang "smartphone", saat itu gue baru tahu bahwa ada sebuah ponsel yang cara kerjanya sama dengan komputer yaitu memiliki OS. Selain Blackberry, gue kenal Palm Treo dan ponsel-ponsel bermerk O2 yang ditenagai OS Windows Mobile, untuk O2 saat itu lumayan populer dimana seingat gue beberapa teman memakainya karena label "smartphone" yang tertancap.
Waktu terus berlalu, gue sedikit terkejut melihat perubahan blackberry yang dulunya hanya dipakai kalangan pebisnis bergeser ke masyarakat umum. Walau begitu, kesan eksklusif ini masih hadir di Blackberry karena biasanya orang membeli blackberry karena ada fitur BBM, sebuah layanan perpesanan yang khusus untuk Blackberry. Menurut gue pribadi, orang yang membeli Blackberry saat itu memang memburu BBM, tak lebih.
Dunia mulai mengenal iPhone di 2007 dan saat itu iPhone bak sebuah barang dengan konsep gila. Bagaimana tidak, ketika merk lain memunculkan handphone dengan keypad fisik, iPhone malah menghilangkan semua bayangan orang tentang bagaimana sebuah ponsel. Ditambah lagi mengenalkan konsep aplikasi yang bisa diunduh melalui storenya, berikut dengan lagu yang bisa dibeli di tempat yang sama. Dunia mulai terbelalak dengan konsep baru buah pemikiran si jenius Steve Jobs.
Tak jauh darisana, sebuah raksasa sedang menyiapkan konsep tandingan (dan mungkin agak meniru) untuk menguasai pasar mobile yang saat itu masih milik Blackberry dan iPhone. Google, nama raksasa itu, sedang mengembangkan Android dengan konsep sebuah operating system yang bisa dipakai di ponsel mana saja. Berbanding terbalik dengan iPhone yang memakai OSnya sendiri hanya di handsetnya, Android malah sebuah konsep OS Open Source yang boleh dipakai siapa saja.
Benar saja, Google mengeluarkan Android perdananya hasil kerjasamanya dengan HTC yang dinamai HTC Dream. Android menamai setiap versi OS yang diusungnya dengan nama kue. Dunia mulai melirik Android yang tampilannya mirip iOS, walaupun iOS tetap tak tertandingi dari segi kecantikan desainnya. Android meniru konsep iTunes Store dengan mengeluarkan Android Store yang akhirnya sekarang kita kenal dengan Google Playstore. Bagaimana kabar Blackberry? di kala pesaingnya sibuk mengembangkan inovasi-inovasi baru, Blackberry pede dengan jualan BBMnya dan tidak memprioritaskan riset untuk menemukan hal baru. Bahkan Blackberry terkesan angkuh karena tak bergeming sedikitpun walaupun spesifikasi smartphone yang dikeluarkan baik Android dan iOS semakin gila.
Satu hal yang lama-kelamaan membunuh Blackberry adalah Android.Jelas si robot ijo ini terlalu menjulang tinggi sehingga Blackberry sampai melorot ke posisi 4 Operating System yang paling banyak digunakan. Lihat saja data mentereng Android per 7 Agustus 2013.
Blackberry bahkan bisa dikalahkan oleh Windows Phone. Celakanya Blackberry tidak bisa memprediksi hal ini, lihat saja begitu lambatnya keluar inovasi baru berupa OS BB10. Banderol mahal untuk handset ber BB10 adalah salah satu blunder besar dikala user sudah disediakan 2 pilihan pasti yaitu iOS dan Android. User yang ingin mahal dan berkelas tentu memihak Apple, sedangkan user yang ingin harga bervariasi sesuai spesifikasi yang didapat tentu memilih Android, lalu dimanakah posisi Blackberry?
Blackberry bingung memposisikan dirinya dan mengira BBM masih menjadi jualan bagus. Perusahaan ini lupa jika BBM hanya bermain di handset Blackberry dan pengguna non Blackberry bukannya tidak punya alternatif lain untuk media chatnya. Blackberry mulai bingung dan terus menerus menelan pil pahit kuarter demi kuarter.
Sebut saja per 21 September 2013, dilansir dari Ars Technica, Blackberry dilaporkan mengalami kerugian sebanyak US$ 1 miliar atau sekitar Rp 11,345 triliun. Terakhir, seperti yang gue lansir dari TechCrunch, Blackberry mesti memecat 250 karyawannya yang merupakan bagian dari departemen R & D. Bukan sebuah langkah mengejutkan Blackberry akhirnya melepas BBM ke iOS dan Android, perusahaan ini sudah terdesak untuk melakukan monetisasi dari penjualan handset dan cuma BBM harapan satu-satunya menyelamatkan muka Blackberry.
Ketika BBM diluncurkan untuk Android dan iOS beberapa hari lalu, mulai timbul pertanyaan masa depan handset Blackberry. Bagaimana mungkin handset Blackberry tidak ditinggalkan ketika BBM sudah bisa dipakai di handset selain Blackberry. Bagaimana mungkin orang-orang akan bertahan dengan layanan BIS yang mengharuskan mereka membayar paket untuk menikmati BBM ketika ada handset Android yang harganya di bawah 2 juta dan dengan lancar mengoperasikan BBM. Pelan tapi pasti, handset Blackberry akan ditinggalkan, kecuali orang-orang fanatik dan beberapa orang yang masih mengira blackberry baik-baik saja.
Sedikit memalukan memang, tetapi patutlah user Blackberry berterima kasih pada Android dan Apple karena pengguna BBM di OS tersebutlah yang akan mengangkat kembali pamor Blackberry, walau kali ini tampaknya sebagai penyedia aplikasi chat dan tidak lagi laku di smartphone.
Menarik bahwa ada beberapa status pemilik Blackberry di sosial media yang mengatakan user Android dan iOS sebenarnya juga tertarik memakai BBM, tetapi beruntunglah mereka tertarik, jika tidak...BBM hanya tinggal sejarah.
Di suatu hari, sekitar medio 2005, gue pernah membaca di salah satu majalah IT terkenal bahwa Blackberry adalah handset jagoan para pebisnis. Beginilah bentuk handset Blackberry yang dulu membuat saya kagum karena kesan eksklusif dan penampilan modernnya.
Darisana pengetahuan gue terbuka tentang "smartphone", saat itu gue baru tahu bahwa ada sebuah ponsel yang cara kerjanya sama dengan komputer yaitu memiliki OS. Selain Blackberry, gue kenal Palm Treo dan ponsel-ponsel bermerk O2 yang ditenagai OS Windows Mobile, untuk O2 saat itu lumayan populer dimana seingat gue beberapa teman memakainya karena label "smartphone" yang tertancap.
Waktu terus berlalu, gue sedikit terkejut melihat perubahan blackberry yang dulunya hanya dipakai kalangan pebisnis bergeser ke masyarakat umum. Walau begitu, kesan eksklusif ini masih hadir di Blackberry karena biasanya orang membeli blackberry karena ada fitur BBM, sebuah layanan perpesanan yang khusus untuk Blackberry. Menurut gue pribadi, orang yang membeli Blackberry saat itu memang memburu BBM, tak lebih.
Dunia mulai mengenal iPhone di 2007 dan saat itu iPhone bak sebuah barang dengan konsep gila. Bagaimana tidak, ketika merk lain memunculkan handphone dengan keypad fisik, iPhone malah menghilangkan semua bayangan orang tentang bagaimana sebuah ponsel. Ditambah lagi mengenalkan konsep aplikasi yang bisa diunduh melalui storenya, berikut dengan lagu yang bisa dibeli di tempat yang sama. Dunia mulai terbelalak dengan konsep baru buah pemikiran si jenius Steve Jobs.
Tak jauh darisana, sebuah raksasa sedang menyiapkan konsep tandingan (dan mungkin agak meniru) untuk menguasai pasar mobile yang saat itu masih milik Blackberry dan iPhone. Google, nama raksasa itu, sedang mengembangkan Android dengan konsep sebuah operating system yang bisa dipakai di ponsel mana saja. Berbanding terbalik dengan iPhone yang memakai OSnya sendiri hanya di handsetnya, Android malah sebuah konsep OS Open Source yang boleh dipakai siapa saja.
Benar saja, Google mengeluarkan Android perdananya hasil kerjasamanya dengan HTC yang dinamai HTC Dream. Android menamai setiap versi OS yang diusungnya dengan nama kue. Dunia mulai melirik Android yang tampilannya mirip iOS, walaupun iOS tetap tak tertandingi dari segi kecantikan desainnya. Android meniru konsep iTunes Store dengan mengeluarkan Android Store yang akhirnya sekarang kita kenal dengan Google Playstore. Bagaimana kabar Blackberry? di kala pesaingnya sibuk mengembangkan inovasi-inovasi baru, Blackberry pede dengan jualan BBMnya dan tidak memprioritaskan riset untuk menemukan hal baru. Bahkan Blackberry terkesan angkuh karena tak bergeming sedikitpun walaupun spesifikasi smartphone yang dikeluarkan baik Android dan iOS semakin gila.
Satu hal yang lama-kelamaan membunuh Blackberry adalah Android.Jelas si robot ijo ini terlalu menjulang tinggi sehingga Blackberry sampai melorot ke posisi 4 Operating System yang paling banyak digunakan. Lihat saja data mentereng Android per 7 Agustus 2013.
Blackberry bahkan bisa dikalahkan oleh Windows Phone. Celakanya Blackberry tidak bisa memprediksi hal ini, lihat saja begitu lambatnya keluar inovasi baru berupa OS BB10. Banderol mahal untuk handset ber BB10 adalah salah satu blunder besar dikala user sudah disediakan 2 pilihan pasti yaitu iOS dan Android. User yang ingin mahal dan berkelas tentu memihak Apple, sedangkan user yang ingin harga bervariasi sesuai spesifikasi yang didapat tentu memilih Android, lalu dimanakah posisi Blackberry?
Blackberry bingung memposisikan dirinya dan mengira BBM masih menjadi jualan bagus. Perusahaan ini lupa jika BBM hanya bermain di handset Blackberry dan pengguna non Blackberry bukannya tidak punya alternatif lain untuk media chatnya. Blackberry mulai bingung dan terus menerus menelan pil pahit kuarter demi kuarter.
Sebut saja per 21 September 2013, dilansir dari Ars Technica, Blackberry dilaporkan mengalami kerugian sebanyak US$ 1 miliar atau sekitar Rp 11,345 triliun. Terakhir, seperti yang gue lansir dari TechCrunch, Blackberry mesti memecat 250 karyawannya yang merupakan bagian dari departemen R & D. Bukan sebuah langkah mengejutkan Blackberry akhirnya melepas BBM ke iOS dan Android, perusahaan ini sudah terdesak untuk melakukan monetisasi dari penjualan handset dan cuma BBM harapan satu-satunya menyelamatkan muka Blackberry.
Ketika BBM diluncurkan untuk Android dan iOS beberapa hari lalu, mulai timbul pertanyaan masa depan handset Blackberry. Bagaimana mungkin handset Blackberry tidak ditinggalkan ketika BBM sudah bisa dipakai di handset selain Blackberry. Bagaimana mungkin orang-orang akan bertahan dengan layanan BIS yang mengharuskan mereka membayar paket untuk menikmati BBM ketika ada handset Android yang harganya di bawah 2 juta dan dengan lancar mengoperasikan BBM. Pelan tapi pasti, handset Blackberry akan ditinggalkan, kecuali orang-orang fanatik dan beberapa orang yang masih mengira blackberry baik-baik saja.
Sedikit memalukan memang, tetapi patutlah user Blackberry berterima kasih pada Android dan Apple karena pengguna BBM di OS tersebutlah yang akan mengangkat kembali pamor Blackberry, walau kali ini tampaknya sebagai penyedia aplikasi chat dan tidak lagi laku di smartphone.
Menarik bahwa ada beberapa status pemilik Blackberry di sosial media yang mengatakan user Android dan iOS sebenarnya juga tertarik memakai BBM, tetapi beruntunglah mereka tertarik, jika tidak...BBM hanya tinggal sejarah.
16.25 by Putu Hadi · 4
Selasa, 22 Oktober 2013
Akhirnya BBM For Android Muncul di Playstore
Insiden 21 September memunculkan pertanyaan apakah benar BBM batal dirilis. Tetapi pagi ini akhirnya BBM resmi dikeluarkan di Android. Beritanya bisa dicek disini dan penampakannya bisa dilihat di bawah ini :
Untuk mendownloadnya, kamu bisa langsung masuk ke www.bbm.com lewat browser di device masing-masing. 1 hal yang kurang sreg dari BBM adalah tidak bisanya tablet 7" gue menginstall aplikasi ini. Aneh mengingat di FAQ malah dicantumkan bahwa BBM akan berjalan di device maksimal 7".
Bayangkan, KAKAO, LINE, Whatsapp, tidak pernah memakai batasan ukuran layar untuk tablet Android. Mungkin di waktu yang akan datang, BBM akan diupdate dan bisa berjalan sesuai FAQ yang diberikan (mengingat saya sudah mengeluh langsung ke BBM)
Satu hal lagi yang banyak dikeluhkan pengguna dilihat dari review, ketika kamu mendaftar PIN BBM tidak serta merta berjalan lancar karena masih harus menunggu konfirmasi untuk memakai BBM. Apapun kekurangannya, mari ucapkan selamat datang untuk BBM di rimba raya Android yang sudah lebih dulu dipenuhi pemain-pemain raksasa :D
Untuk mendownloadnya, kamu bisa langsung masuk ke www.bbm.com lewat browser di device masing-masing. 1 hal yang kurang sreg dari BBM adalah tidak bisanya tablet 7" gue menginstall aplikasi ini. Aneh mengingat di FAQ malah dicantumkan bahwa BBM akan berjalan di device maksimal 7".
Bayangkan, KAKAO, LINE, Whatsapp, tidak pernah memakai batasan ukuran layar untuk tablet Android. Mungkin di waktu yang akan datang, BBM akan diupdate dan bisa berjalan sesuai FAQ yang diberikan (mengingat saya sudah mengeluh langsung ke BBM)
Satu hal lagi yang banyak dikeluhkan pengguna dilihat dari review, ketika kamu mendaftar PIN BBM tidak serta merta berjalan lancar karena masih harus menunggu konfirmasi untuk memakai BBM. Apapun kekurangannya, mari ucapkan selamat datang untuk BBM di rimba raya Android yang sudah lebih dulu dipenuhi pemain-pemain raksasa :D
05.41 by Putu Hadi · 0
Jumat, 18 Oktober 2013
Samar-samar, BBM For Android Muncul Dalam Waktu Dekat?
Beberapa hari belakangan ada hal menarik yang terjadi, walaupun sebenarnya bukan inti dari tulisan kali ini. Para pengguna BB seolah mengejek pengguna Android yang menunggu-nunggu BBM, jangan saja sampai terjadi gontok-gontokan antara pengguna gadget karena semua OS punya penggemarnya masing-masing.
Masih ingat 19 September lalu ketika Blackberry Launching dengan mengundang para wartawan dan pentolan-pentolan teknologi di Indonesia? Ya, Blackberry dengan sangat pede mengatakan bahwa BBM for Android dan iOS akan diluncurkan masing-masing 21 dan 22 September. Ini sebuah launching resmi dan disaksikan plus diberitakan ke seluruh penjuru dunia. Tagline yang diusungnya yaitu BBM for Everyone yang berarti BBM sudah siap untuk dilaunching pada tanggal yang dimaksud.

Dan apa yang terjadi? Awalnya Blackberry berjanji bahwa BBM for Android akan diluncurkan tepat jam 18:00 WIB tanggal 21 September. Tetapi konyolnya sampai sekarang aplikasi BBM resmi tak sekalipun tampak di Playstore. Malah BBM for iOS muncul duluan di iTunes Store (padahal harusnya 6 jam lebih lambat). Usut demi usut, melalui blog resminya Blackberry berdalih bahwa penyebab gangguan teknis yang berakibat lambatnya peluncuran BBM for Android adalah gara-gara banyaknya yang memakai aplikasi BBM tak resmi (berupa APK) yang memang pada waktu itu banyak yang berhasil menembus pendaftaran dengan memakai PIN.
1,1 juta user baru adalah angka fantastis, bayangkan saja karena Whatsapp mengklaim penggunanya mencapai 200juta. Ini berarti pengguna BBM meningkat begitu luar biasa hanya dalam semalam, what a big win! Sayangnya hal ini tidak berlanjur dengan diterimanya 1,1 juta user tersebut karena PIN yang terdaftar dari aplikasi tak resmi diblokir akibat alasan server yang tidak kuat.
Setelahnya, BBM for Android tak kunjung muncul bahkan BBM for iOS yang duluan nongol di iTunes Store malah ditarik kembali dengan alasan yang sama, akibat ketidakstabilan sistem. Account Twitter BBM sampai saat ini tidak mentweet berita-berita terbaru kecuali janji-janji lama yang berisikan Blackberry akan terus berupaya menghadirkan BBM for Android secepat mungkin.
Lalu Bagaimanakah Nasib BBM di Android?
Sempat beredar kabar bahwa BBM Multiplatform tidak akan dilanjutkan akibat pemilik Blackberry yang baru tidak mengkehendaki aplikasi ini dibuka untuk operating system lain. Blackberry sendiri keukeuh bahwa mereka masih menyelesaikan kendala teknis yang terjadi agar BBM For Android bisa keluar secepatnya dan dinikmati para pengguna Android.
Kabar tersebut bukan isapan jempol, BBM for Android akhirnya kembali ke tahap beta. Kamu bisa lihat sendiri beritanya di situs crackberry. Kalau dalam siklus pembuatan sebuah sistem, maka kembali ke tahap beta merupakan kemunduran karena bisa berarti memulai dari 0 kembali. Dan kalau ditebak-tebak, paling cepat BBM for Android dan iOS akan diluncurkan dalam hitungan bulan (lagi).
Tetapi harapan muncul lagi ketika CMO Blackberry,Frank Boulben, mengatakan kepada Reuters bahwa kemunculan Blackberry di PlayStore hanya dalam hitungan hari. Tetapi kita tidak bisa memegang apa yang ia katakan karena dulu saja Blackberry melaunching besar-besaran dengan mengeluarkan tanggal pasti tetapi hasilnya? apalagi dengan klu "dalam waktu dekat" sepertinya kemunculan BBM semakin gelap.

Jika gue prediksi dengan itung-itungan logika, sebenarnya agak susah menebak kapan Blackberry akan meluncurkan BBM karena kali ini benar-benar gelap tidak seperti kasus-kasus kemarin. Tetapi jika saja Blackberry tidak meluncurkannya di bulan ini, maka sepertinya tidak akan gampang mengejar ketertinggalannya dengan platform chat lain. Jadi, siap bersaing atau tidak Blackberry?
Masih ingat 19 September lalu ketika Blackberry Launching dengan mengundang para wartawan dan pentolan-pentolan teknologi di Indonesia? Ya, Blackberry dengan sangat pede mengatakan bahwa BBM for Android dan iOS akan diluncurkan masing-masing 21 dan 22 September. Ini sebuah launching resmi dan disaksikan plus diberitakan ke seluruh penjuru dunia. Tagline yang diusungnya yaitu BBM for Everyone yang berarti BBM sudah siap untuk dilaunching pada tanggal yang dimaksud.
Dan apa yang terjadi? Awalnya Blackberry berjanji bahwa BBM for Android akan diluncurkan tepat jam 18:00 WIB tanggal 21 September. Tetapi konyolnya sampai sekarang aplikasi BBM resmi tak sekalipun tampak di Playstore. Malah BBM for iOS muncul duluan di iTunes Store (padahal harusnya 6 jam lebih lambat). Usut demi usut, melalui blog resminya Blackberry berdalih bahwa penyebab gangguan teknis yang berakibat lambatnya peluncuran BBM for Android adalah gara-gara banyaknya yang memakai aplikasi BBM tak resmi (berupa APK) yang memang pada waktu itu banyak yang berhasil menembus pendaftaran dengan memakai PIN.
1,1 juta user baru adalah angka fantastis, bayangkan saja karena Whatsapp mengklaim penggunanya mencapai 200juta. Ini berarti pengguna BBM meningkat begitu luar biasa hanya dalam semalam, what a big win! Sayangnya hal ini tidak berlanjur dengan diterimanya 1,1 juta user tersebut karena PIN yang terdaftar dari aplikasi tak resmi diblokir akibat alasan server yang tidak kuat.
Setelahnya, BBM for Android tak kunjung muncul bahkan BBM for iOS yang duluan nongol di iTunes Store malah ditarik kembali dengan alasan yang sama, akibat ketidakstabilan sistem. Account Twitter BBM sampai saat ini tidak mentweet berita-berita terbaru kecuali janji-janji lama yang berisikan Blackberry akan terus berupaya menghadirkan BBM for Android secepat mungkin.
Lalu Bagaimanakah Nasib BBM di Android?
Sempat beredar kabar bahwa BBM Multiplatform tidak akan dilanjutkan akibat pemilik Blackberry yang baru tidak mengkehendaki aplikasi ini dibuka untuk operating system lain. Blackberry sendiri keukeuh bahwa mereka masih menyelesaikan kendala teknis yang terjadi agar BBM For Android bisa keluar secepatnya dan dinikmati para pengguna Android.
Kabar tersebut bukan isapan jempol, BBM for Android akhirnya kembali ke tahap beta. Kamu bisa lihat sendiri beritanya di situs crackberry. Kalau dalam siklus pembuatan sebuah sistem, maka kembali ke tahap beta merupakan kemunduran karena bisa berarti memulai dari 0 kembali. Dan kalau ditebak-tebak, paling cepat BBM for Android dan iOS akan diluncurkan dalam hitungan bulan (lagi).
Tetapi harapan muncul lagi ketika CMO Blackberry,Frank Boulben, mengatakan kepada Reuters bahwa kemunculan Blackberry di PlayStore hanya dalam hitungan hari. Tetapi kita tidak bisa memegang apa yang ia katakan karena dulu saja Blackberry melaunching besar-besaran dengan mengeluarkan tanggal pasti tetapi hasilnya? apalagi dengan klu "dalam waktu dekat" sepertinya kemunculan BBM semakin gelap.
Jika gue prediksi dengan itung-itungan logika, sebenarnya agak susah menebak kapan Blackberry akan meluncurkan BBM karena kali ini benar-benar gelap tidak seperti kasus-kasus kemarin. Tetapi jika saja Blackberry tidak meluncurkannya di bulan ini, maka sepertinya tidak akan gampang mengejar ketertinggalannya dengan platform chat lain. Jadi, siap bersaing atau tidak Blackberry?
16.49 by Putu Hadi · 0
Kamis, 19 September 2013
Akhirnya, BBM meluncur 21 September 2013 di Android.
Desas-desus yang berkembang akhirnya menjadi kenyataan. Blackberry dengan resmi mengumumkan bahwa BBM untuk Android tersedia tanggal 21 September 2013. Hal ini dikemukakan Managing Director BlackBerry Indonesia, Maspiono Handoyo dalam konferensi pers tentang BBM cross platforms di the Foundry, SCBD, Jakarta, Kamis (19/9/2013). Kamu bisa membaca beritanya di link ini.
Lebih spesifik lagi, BBM untuk Android bisa didownload pada jam 6 sore WIB. Prediksi ini memang tidak meleset mengingat desas desus kemarin mengatakan bahwa BBM akan meluncur sebelum 21 September. Dan benar, tanggal itu memang pas karena BBM memang meluncur di tanggal itu.
Oke, selamat menunggu BBM masuk Android, dan nantikan ulasan gue tentang platform chat ini dibandingkan dengan platform lain yang sudah merajalela di Android.
Lebih spesifik lagi, BBM untuk Android bisa didownload pada jam 6 sore WIB. Prediksi ini memang tidak meleset mengingat desas desus kemarin mengatakan bahwa BBM akan meluncur sebelum 21 September. Dan benar, tanggal itu memang pas karena BBM memang meluncur di tanggal itu.
Oke, selamat menunggu BBM masuk Android, dan nantikan ulasan gue tentang platform chat ini dibandingkan dengan platform lain yang sudah merajalela di Android.
15.15 by Putu Hadi · 0
Minggu, 30 Juni 2013
Sabar, Blackberry Messenger Memang Belum Launching!
Setiap orang memang sedang menunggu peluncuran Blackberry Messenger di Android karena itu adalah tonggak baru untuk chatting di dunia mobile. Hal ini dimanfaatkan banyak pihak untuk mengeruk keuntungan dengan mengaku-ngaku sebagai website penyedia Blackberry Messenger atau membuat aplikasi gadungan.
Sempat beredar isu secara masif bahwa Blackberry Messenger akan diluncurkan pada tanggal 27 Juni 2013, situs sekaliber Teknoup sampai menerima mentah-mentah berita dari Twitter @TMobileUK lalu memberitakannya di website. Belakangan Blackberry akhirnya membantah jika peluncuran dilakukan di tanggal tersebut. Bagi sebagian orang, tanggal tersebut masih menjadi harapan sampai akhirnya kemarin memang tidak ada sama sekali aplikasi BBM nongol di Playstore dan iTunes.
Pun begitu masih saja ada 1 website dan 1 aplikasi yang nongol untuk mengambil keuntungannya. Berawal dari melihat sebuah foto seorang teman tentang hitung mundur Blackberry Messenger, ada rasa tidak percaya karena situs-situs besar Theverge, Mashable, atau TechCrunch sama sekali tidak memberitakannya. Ini situs meragukan yang menampilkan berita Blackberry Messenger akan bisa didownload tak lama lagi :
Gue walaupun udah tau ini pasti boongan, mencoba mendownload apa sih yang sebenarnya disediakan. Dan ternyata link downloadnya mengarah ke E-Buddy Pro Messenger.
Kedua, di Playstore muncul lagi aplikasi berbayar yang ngasi link ke http://us.blackberry.com/bbm.html. Memang deskripsi aplikasi sudah mengatakan bahwa aplikasinya hanya akan memberikan link tetapi yang ngeselin itu aplikasinya berbayar. Jelas ini adalah sebuah untung-untungan si pembuat aplikasi, jika user salah paham maka melayanglah uangnya ke app gak berguna.
Playstore memang agak lemah, moderasi dilakukan setelah aplikasi masuk. Namun tidak jelas juga apakah Google akan menghapus aplikasi-aplikasi semacam ini yang walaupun bukan malware tetapi mengambil untung dari kesalahpahaman usernya.
Jadi kapan Blackberry masuk Android? apakah ini HOAX sehingga lama tak muncul juga? Ingat, Blackberry mengatakan bahwa BBM akan masuk "This Summer" yang berarti sekitaran Juni-September. Dan Blackberry memang tidak pernah berjanji dengan suatu tanggal bukan? jadi..bersabarlah pengguna Android dan Apple, hari itu pasti akan tiba :D
Sempat beredar isu secara masif bahwa Blackberry Messenger akan diluncurkan pada tanggal 27 Juni 2013, situs sekaliber Teknoup sampai menerima mentah-mentah berita dari Twitter @TMobileUK lalu memberitakannya di website. Belakangan Blackberry akhirnya membantah jika peluncuran dilakukan di tanggal tersebut. Bagi sebagian orang, tanggal tersebut masih menjadi harapan sampai akhirnya kemarin memang tidak ada sama sekali aplikasi BBM nongol di Playstore dan iTunes.
Pun begitu masih saja ada 1 website dan 1 aplikasi yang nongol untuk mengambil keuntungannya. Berawal dari melihat sebuah foto seorang teman tentang hitung mundur Blackberry Messenger, ada rasa tidak percaya karena situs-situs besar Theverge, Mashable, atau TechCrunch sama sekali tidak memberitakannya. Ini situs meragukan yang menampilkan berita Blackberry Messenger akan bisa didownload tak lama lagi :
| http://www.bbm-for-iphone.co.uk/ |
Gue walaupun udah tau ini pasti boongan, mencoba mendownload apa sih yang sebenarnya disediakan. Dan ternyata link downloadnya mengarah ke E-Buddy Pro Messenger.
Kedua, di Playstore muncul lagi aplikasi berbayar yang ngasi link ke http://us.blackberry.com/bbm.html. Memang deskripsi aplikasi sudah mengatakan bahwa aplikasinya hanya akan memberikan link tetapi yang ngeselin itu aplikasinya berbayar. Jelas ini adalah sebuah untung-untungan si pembuat aplikasi, jika user salah paham maka melayanglah uangnya ke app gak berguna.
Playstore memang agak lemah, moderasi dilakukan setelah aplikasi masuk. Namun tidak jelas juga apakah Google akan menghapus aplikasi-aplikasi semacam ini yang walaupun bukan malware tetapi mengambil untung dari kesalahpahaman usernya.
Jadi kapan Blackberry masuk Android? apakah ini HOAX sehingga lama tak muncul juga? Ingat, Blackberry mengatakan bahwa BBM akan masuk "This Summer" yang berarti sekitaran Juni-September. Dan Blackberry memang tidak pernah berjanji dengan suatu tanggal bukan? jadi..bersabarlah pengguna Android dan Apple, hari itu pasti akan tiba :D
05.12 by Putu Hadi · 0
Selasa, 04 Juni 2013
Benarkah Ini Aplikasi BBM Untuk Android? (Update Tanggal Rilis BBM)
Dunia sedang menunggu meluncurnya aplikasi Blackberry Messenger yang dirumorkan untuk Android tak akan lama lagi (lalu menyusul untuk iOS). Walau di Android sudah ada aplikasi sejenis, ini tentu sebuah kabar segar bagi pengguna Android dikarenakan tidak adanya lagi nilai eksklusifitas Blackberry dikarenakan aplikasi andalannya akan selingkuh ke operating system lain.
Lalu apakah aplikasi Blackberry Messenger (BBM) sudah tersedia di Google Play?
Momen penasaran BBM for Android ini sepertinya dimanfaatkan betul oleh banyak situs. Tadi pagi ketika membuka Facebook, gue udah mendapati sebuah berita dari Page yang berbunyi "BBM untuk Android sudah tersedia". Karena penasaran, maka gue kliklah linknya dan pada akhirnya berujung di sebuah artikel yang mengatakan BBM untuk Android dan iOS akan segera tersedia di market masing-masing (cape deh).
Hari-hari kemarin ada sebuah aplikasi yang nangkring di Top Paid Google Play dengan nama "Messenger For BBM". Gue sebenernya sudah tau kalo ini bukan aplikasi resmi dari Blackberry dikarenakan nama pengembangnya juga berbeda. Berikut penampakannya :
Gausah jauh-jauh menyimpulkan aplikasi ini bodong, dari review saja udah keliatan kalo dari ratusan yang beli kayaknya hampir semua kecewa dengan aplikasinya. Gue yakin, aplikasi ini muncul untuk menyedot uang pengguna yang menganggap bahwa aplikasi BBM sudah tersedia. Entah kenapa Google masih membiarkan aplikasi ini beredar, mungkin karena tidak melanggar TOS. Tetapi sudah jelas aplikasi ini bukan BBM resmi dari Blackberry, jadi jangan coba mendownloadnya jika tidak ingin kecewa.
Next, gue baru aja dimention tentang penampakan Blackberry Messenger For Android yang berjalan di Samsung Galaxy S4. Cekidot :
Cuma gue sendiri belum yakin karena ini mah bisa diakalin dengan screen capture di Blackberry lalu masukin ke Samsung Galaxy S4. Atau lebih kreatif lagi bikin pake photoshop terus ditampilin di galeri biar keliatan mirip aplikasi.
Sepertinya jika memang Blackberry Messenger untuk Android sudah keluar, maka pasar pertama yang mendapatkannya adalah USA bukan Indonesia. Barusan aja ada berita dari Teknoup bahwa ada sebuah situs yang menyebarkan malware dengan menawarkan aplikasi BBM for Messenger bodong.
So pakbro mbakbro, hati-hati dalam menginstall aplikasi di Android. Sekalipun itu adalah aplikasi BBM yang sudah lama ditunggu para pengguna Android.
Lalu apakah aplikasi Blackberry Messenger (BBM) sudah tersedia di Google Play?
Momen penasaran BBM for Android ini sepertinya dimanfaatkan betul oleh banyak situs. Tadi pagi ketika membuka Facebook, gue udah mendapati sebuah berita dari Page yang berbunyi "BBM untuk Android sudah tersedia". Karena penasaran, maka gue kliklah linknya dan pada akhirnya berujung di sebuah artikel yang mengatakan BBM untuk Android dan iOS akan segera tersedia di market masing-masing (cape deh).
Hari-hari kemarin ada sebuah aplikasi yang nangkring di Top Paid Google Play dengan nama "Messenger For BBM". Gue sebenernya sudah tau kalo ini bukan aplikasi resmi dari Blackberry dikarenakan nama pengembangnya juga berbeda. Berikut penampakannya :
| Poor Review |
Gausah jauh-jauh menyimpulkan aplikasi ini bodong, dari review saja udah keliatan kalo dari ratusan yang beli kayaknya hampir semua kecewa dengan aplikasinya. Gue yakin, aplikasi ini muncul untuk menyedot uang pengguna yang menganggap bahwa aplikasi BBM sudah tersedia. Entah kenapa Google masih membiarkan aplikasi ini beredar, mungkin karena tidak melanggar TOS. Tetapi sudah jelas aplikasi ini bukan BBM resmi dari Blackberry, jadi jangan coba mendownloadnya jika tidak ingin kecewa.
Next, gue baru aja dimention tentang penampakan Blackberry Messenger For Android yang berjalan di Samsung Galaxy S4. Cekidot :
Cuma gue sendiri belum yakin karena ini mah bisa diakalin dengan screen capture di Blackberry lalu masukin ke Samsung Galaxy S4. Atau lebih kreatif lagi bikin pake photoshop terus ditampilin di galeri biar keliatan mirip aplikasi.
Sepertinya jika memang Blackberry Messenger untuk Android sudah keluar, maka pasar pertama yang mendapatkannya adalah USA bukan Indonesia. Barusan aja ada berita dari Teknoup bahwa ada sebuah situs yang menyebarkan malware dengan menawarkan aplikasi BBM for Messenger bodong.
So pakbro mbakbro, hati-hati dalam menginstall aplikasi di Android. Sekalipun itu adalah aplikasi BBM yang sudah lama ditunggu para pengguna Android.
UPDATE
1. Hari ini aplikasi Messenger for BBM sudah tidak lagi nangkring di Top Paid, bisa jadi Google lihat post gue yang ini :p
2. Muncul lagi gambar baru dari akun Twitter : bbworldwid, kemungkinan juga masih HOAX dengan keterangan akan hadir 27 Juni nanti. Dari akun Blackberry sendiri belum ada konfirmasi.
penampakan yang kayaknya masih meragukan
20.53 by Putu Hadi · 2
Kamis, 04 April 2013
5 Aplikasi Android Favorit Lookj
Semakin lama punya Android, aplikasi keluar masuk tanpa gue ingat apa saja yang pernah diinstall dan apa saja yang pernah diuninstall saking banyaknya. Tetapi dari sekian banyak aplikasi, ada beberapa yang favorit dan gak pernah diuninstall karena fungsinya yang memang sesuai dengan kebutuhan gue. Mungkin kamu juga punya kebutuhan yang sama, mari kita simak aplikasi apa saja yang gue suka :
1. Whatsapp
Diantara sekian platform chatting, gue cuma suka Whatsapp. User Interface yang sudah diperbaiki menjadi semakin modern membuat gue betah di Whatsapp ketimbang platform lain seperti KakaoTalk, WeChat, dan LINE. Hanya 1 saja kekurangan Whatsapp yaitu hanya gratis selama setahun. Bagi gue, hal ini sudah tertangani karena bisa bayar pake kartu kredit. Namun bagi pengguna tanpa kartu kredit, pemotongan pulsa sepertinya belum menjadi opsi.
Whatsapp memang lebih simpel ketimbang platform lain, tetapi kesimpelannya ini yang menjadi nilai lebih ketimbang pemain lain yang sering mengandalkan smiley-smiley unik. Sistem pencarian temannya sangat sederhana, WA (Whatsapp) mengambil contact dari smartphone. Jauh lebih simpel ketimbang pesaing lain yang kadang nomor kontak saja tidak cukup.
2. Dropbox
Belakangan ini gue suka diminta foto-foto momen penting dan seringnya dadakan. Gue jarang bawa kamera tiap hari, tetapi gue selalu bawa Tablet. Nah, Dropbox sangat membantu dalam hal ini karena gue menginstallnya di Tablet dan mengupload setiap foto jika ada jaringan wifi. Kebetulan di kantor dipasang wifi yang lumayan cepat, maka sekali jepret setiap foto yang diambil masuk ke folder camera upload.
Tetapi hati-hati, jangan mengambil gambar yang aneh-aneh deh karena takutnya gak sempet hapus dan orang lain melihatnya di folder Dropbox komputer, gaswat.
3. Google Calendar
Kalender? cuma untuk lihat tanggalan doang? gak juga kok. Gue diharuskan untuk membuat catatan pekerjaan setiap harinya sebagai bukti bahwa gue gak makan gaji buta. Google Calendar sangat membantu dalam hal ini karena setiap harinya gue mencatatnya disini. Selain untuk mencatat kegiatan, Google Calendar juga bisa dibuat sebagai pengingat atau pengganti timeline schedule. Gak pernah make untuk bikin schedule dan catatan harian? dipake apa aja tuh Smartphone? :p
4. Opera Mini Web Browser
Gue mencoba banyak browser dan ujung-ujungnya akan memakai Opera Mini. Why? Because Opera Mini itu gak ngabisin kuota dan jauh lebih cepet ketimbang browser lain. Opera Mini memiliki banyak keterbatasan tapi kalo yang kamu pentingin hanya konten saja, maka kamu sangat cocok memakai Opera Mini.
5. Google Translate
Satu-satunya kamus yang paling sering gue buka adalah Google Translate. Apalagi sekarang sudah mendukung "Offline Mode" yang berarti tidak perlu tersambung Internet untuk melakukan penerjemahan (tentunya download file offline nya dulu). Google Translate lengkap dengan bookmark translate dan pelafalan hasil traslate, canggih kan?
Apakah kamu punya aplikasi favorit tetapi gak masuk di list ini? gak apa-apa, ini kan cuma pendapat gue doang, Tetapi 5 aplikasi tadi sangat layak kamu install di Android. Sebenarnya ada beberapa aplikasi yang juga gue sering buka, hanya aplikasi tersebut memang bawaan Tablet jadi tidak gue ikut sertakan.
1. Whatsapp
Diantara sekian platform chatting, gue cuma suka Whatsapp. User Interface yang sudah diperbaiki menjadi semakin modern membuat gue betah di Whatsapp ketimbang platform lain seperti KakaoTalk, WeChat, dan LINE. Hanya 1 saja kekurangan Whatsapp yaitu hanya gratis selama setahun. Bagi gue, hal ini sudah tertangani karena bisa bayar pake kartu kredit. Namun bagi pengguna tanpa kartu kredit, pemotongan pulsa sepertinya belum menjadi opsi.
Whatsapp memang lebih simpel ketimbang platform lain, tetapi kesimpelannya ini yang menjadi nilai lebih ketimbang pemain lain yang sering mengandalkan smiley-smiley unik. Sistem pencarian temannya sangat sederhana, WA (Whatsapp) mengambil contact dari smartphone. Jauh lebih simpel ketimbang pesaing lain yang kadang nomor kontak saja tidak cukup.
2. Dropbox
Belakangan ini gue suka diminta foto-foto momen penting dan seringnya dadakan. Gue jarang bawa kamera tiap hari, tetapi gue selalu bawa Tablet. Nah, Dropbox sangat membantu dalam hal ini karena gue menginstallnya di Tablet dan mengupload setiap foto jika ada jaringan wifi. Kebetulan di kantor dipasang wifi yang lumayan cepat, maka sekali jepret setiap foto yang diambil masuk ke folder camera upload.
Tetapi hati-hati, jangan mengambil gambar yang aneh-aneh deh karena takutnya gak sempet hapus dan orang lain melihatnya di folder Dropbox komputer, gaswat.
3. Google Calendar
Kalender? cuma untuk lihat tanggalan doang? gak juga kok. Gue diharuskan untuk membuat catatan pekerjaan setiap harinya sebagai bukti bahwa gue gak makan gaji buta. Google Calendar sangat membantu dalam hal ini karena setiap harinya gue mencatatnya disini. Selain untuk mencatat kegiatan, Google Calendar juga bisa dibuat sebagai pengingat atau pengganti timeline schedule. Gak pernah make untuk bikin schedule dan catatan harian? dipake apa aja tuh Smartphone? :p
4. Opera Mini Web Browser
Gue mencoba banyak browser dan ujung-ujungnya akan memakai Opera Mini. Why? Because Opera Mini itu gak ngabisin kuota dan jauh lebih cepet ketimbang browser lain. Opera Mini memiliki banyak keterbatasan tapi kalo yang kamu pentingin hanya konten saja, maka kamu sangat cocok memakai Opera Mini.
5. Google Translate
Satu-satunya kamus yang paling sering gue buka adalah Google Translate. Apalagi sekarang sudah mendukung "Offline Mode" yang berarti tidak perlu tersambung Internet untuk melakukan penerjemahan (tentunya download file offline nya dulu). Google Translate lengkap dengan bookmark translate dan pelafalan hasil traslate, canggih kan?
Apakah kamu punya aplikasi favorit tetapi gak masuk di list ini? gak apa-apa, ini kan cuma pendapat gue doang, Tetapi 5 aplikasi tadi sangat layak kamu install di Android. Sebenarnya ada beberapa aplikasi yang juga gue sering buka, hanya aplikasi tersebut memang bawaan Tablet jadi tidak gue ikut sertakan.
21.50 by Putu Hadi · 1
Sabtu, 23 Maret 2013
Google Keep, Produk Google Baru Pesaing Evernote

Setelah menutup Reader, Google ternyata langsung mengeluarkan produk baru. Awalnya Google Keep hanya menjadi versi beta karena tidak diperkenalkan terang-terangan, tetapi tidak lama kemudian Google langsung mengumumkan Google Keep.
Emang apa sih sebenarnya Google Keep? sebelumnya gue mau tanya, kenalkah kamu dengan Evernote? Jika belum, gue sebenarnya males ngejelasinnya, maka dari itu silahkan googling aja. Secara singkat, evernote adalah sebuah aplikasi catatan berbasis cloud agar kamu bisa mencatat apapun dimanapun dan tidak hilang karena disimpan di cloud.
Aplikasi sejenis ini sangat cocok bagi orang-orang yang tidak suka idenya hilang begitu saja. Ide kadang harganya mahal, maka dari itu kamu tidak boleh melewatkan sedikitpun ide yang muncul di benak kamu.
Nah, Google membuat tandingan Evernote yang bernama Google Keep. Setelah gue pake, perbedaannya memang sangat besar dimana Google lebih menekankan "simplicity" dan "light". Persis seperti yang Google berikan di produknya yang lain. Google Keep untuk sementara bisa digunakan di Smartphone Android dan aplikasi webnya tergabung dengan Google Drive.
Fungsi Google Keep pada intinya hanya ada 2 yaitu :
1. Membuat Catatan
2. Membuat To Do List.
Google mempercantiknya dengan memberi fitur menyisipkan gambar, konversi audio ke tulisan, dan memberikan warna-warna pada setiap notes. Lihat gambar-gambar di bawah ini untuk lebih jelasnya :


Dan ini tampilan versi webnya :

Bagi gue, Google Keep sebuah aplikasi alternatif pesaing evernote. Apa sih perbedaannya? nanti deh gue review pemakaian Evernote dan Google Keep. Yang pasti, Google Keep akan menjaga setiap ide yang kamu punya dengan cepat dan simpel.
Emang apa sih sebenarnya Google Keep? sebelumnya gue mau tanya, kenalkah kamu dengan Evernote? Jika belum, gue sebenarnya males ngejelasinnya, maka dari itu silahkan googling aja. Secara singkat, evernote adalah sebuah aplikasi catatan berbasis cloud agar kamu bisa mencatat apapun dimanapun dan tidak hilang karena disimpan di cloud.
Aplikasi sejenis ini sangat cocok bagi orang-orang yang tidak suka idenya hilang begitu saja. Ide kadang harganya mahal, maka dari itu kamu tidak boleh melewatkan sedikitpun ide yang muncul di benak kamu.
Nah, Google membuat tandingan Evernote yang bernama Google Keep. Setelah gue pake, perbedaannya memang sangat besar dimana Google lebih menekankan "simplicity" dan "light". Persis seperti yang Google berikan di produknya yang lain. Google Keep untuk sementara bisa digunakan di Smartphone Android dan aplikasi webnya tergabung dengan Google Drive.
Fungsi Google Keep pada intinya hanya ada 2 yaitu :
1. Membuat Catatan
2. Membuat To Do List.
Google mempercantiknya dengan memberi fitur menyisipkan gambar, konversi audio ke tulisan, dan memberikan warna-warna pada setiap notes. Lihat gambar-gambar di bawah ini untuk lebih jelasnya :
Dan ini tampilan versi webnya :
Bagi gue, Google Keep sebuah aplikasi alternatif pesaing evernote. Apa sih perbedaannya? nanti deh gue review pemakaian Evernote dan Google Keep. Yang pasti, Google Keep akan menjaga setiap ide yang kamu punya dengan cepat dan simpel.
08.02 by Putu Hadi · 0
Senin, 24 Desember 2012
Selamat Liburan Dari Android
Wah, akhir tahun sudah dekat. Kalian kemana aja neh? kalo gue ya tetep aja di kosan, udah kemaren main ke Malaysia sama Singapura #sombong, jadi sekarang diem aja deh.
Akhir tahun ini, +Android mengucapkan selamat berlibur dengan sangat unyu. Bercerita tentang tim Android yang lagi merayakan Natal, tapi si robot ijo Android hanya meratap kosong kayak gue karena gak ada temen yang ngerayain sama dia. Akhirnya salah satu staff Android menghiburnya dengan segala ornamen tetapi ada di layar gadget Android.
Daripada gue bacot lama-lama, liat deh videonya ini :
Selama 2012 ini, Android bener-bener menguasai dunia mobile. Beberapa hari belakangan gue di email sama orang bule, katanya gue salah satu orang yang menyebarkan Android d dunia maya #beh. Jadi gue dikasi infografik gratis untuk disebarkan agar banyak orang tahu, walaupun gak dapet duit sih ya..

Btw, gue juga mengucapkan Selamat Hari Raya Natal dan Tahun Baru yah, semoga 2013 Bumi belum kiamat dan kita bisa tetap berkarya dan memberi inspirasi. :D
Akhir tahun ini, +Android mengucapkan selamat berlibur dengan sangat unyu. Bercerita tentang tim Android yang lagi merayakan Natal, tapi si robot ijo Android hanya meratap kosong kayak gue karena gak ada temen yang ngerayain sama dia. Akhirnya salah satu staff Android menghiburnya dengan segala ornamen tetapi ada di layar gadget Android.
Daripada gue bacot lama-lama, liat deh videonya ini :
Selama 2012 ini, Android bener-bener menguasai dunia mobile. Beberapa hari belakangan gue di email sama orang bule, katanya gue salah satu orang yang menyebarkan Android d dunia maya #beh. Jadi gue dikasi infografik gratis untuk disebarkan agar banyak orang tahu, walaupun gak dapet duit sih ya..
Btw, gue juga mengucapkan Selamat Hari Raya Natal dan Tahun Baru yah, semoga 2013 Bumi belum kiamat dan kita bisa tetap berkarya dan memberi inspirasi. :D

09.44 by Putu Hadi · 2
Jumat, 27 Juli 2012
Android dibuat untuk dibajak
Pukulan telak bagi Android karena seorang developer bagi Scotlandia bernama Matt Gemmell menuliskan sebuah artikel yang sangat menarik tentang perkembangan Android. Kemarin Dailysocial dan Teknoup memang sudah menuliskan tentang Google yang tidak peduli dengan developer aplikasi Android dan terbukti dengan digratiskannya game Dead Trigger akibat aplikasinya terlalu banyak dibajak padahal harga Game ini di Android hanya seharga 0,99$. Berikut pernyataan pengembang :
Sedari dulu gue udah melihat celah kelemahan Android adalah tidak dilindunginya pengembang dan Google sendiri lambat dalam menyambut pasar Android di Indonesia. Sudah seharusnya Google menggandeng operator-operator lokal untuk membiasakan orang membeli aplikasi dengan potongan pulsa.
Gue sendiri semenjak memiliki Kartu Kredit, walaupun mengerti cara oprek Android maupun iOS tetapi lebih memilih untuk membeli yang original dengan membayar. Alasannya simpel, pengembang juga butuh makan, maka dari itu walaupun 0,99$ akan cukup memberikan mereka secangkir kopi panas untuk tetap mengembangkan aplikasinya :D
Oh ya, tentang artikel yang menohok Android tadi bisa kamu temukan disini. Cuma belakangan ini gue gagal terus beli aplikasi di Android karena masalah merchant Google Play yang ditolak Kartu Kredit, entah mengapa tetapi niat sudah ada untuk menghargai pengembang lokal dan internasional. Maybe, untuk membeli aplikasi kita harus kesampingkan kata-kata "kalo ada gratis, ngapain beli" karena pengembang satu persatu akan lari dari lingkungan Android.
Regarding price drop. HERE is our statement. The main reason: piracy rate on Android devices, that was unbelievably high. At first we intend to make this game available for as many people as possible - that's why it was for as little as buck. - It was much less than 8$ for SHADOWGUN but on the other hand we didn't dare to provide it for free, since we hadn't got XP with free-to-play format so far. - However, even for one buck, the piracy rate is soooo giant, that we finally decided to provide DEAD TRIGGER for free. Anyway - DEAD TRIGGER is not FREEMIUM, it always was and still remains FREE-TO-PLAY, that means, all players are able to play it without IAP! We stand up for this statement, because all members of our team are playing (and enjoying) DEAD TRIGGER without IAP.
--Madfinger GamesDevelopers of Dead Trigger
Sedari dulu gue udah melihat celah kelemahan Android adalah tidak dilindunginya pengembang dan Google sendiri lambat dalam menyambut pasar Android di Indonesia. Sudah seharusnya Google menggandeng operator-operator lokal untuk membiasakan orang membeli aplikasi dengan potongan pulsa.
Gue sendiri semenjak memiliki Kartu Kredit, walaupun mengerti cara oprek Android maupun iOS tetapi lebih memilih untuk membeli yang original dengan membayar. Alasannya simpel, pengembang juga butuh makan, maka dari itu walaupun 0,99$ akan cukup memberikan mereka secangkir kopi panas untuk tetap mengembangkan aplikasinya :D
Oh ya, tentang artikel yang menohok Android tadi bisa kamu temukan disini. Cuma belakangan ini gue gagal terus beli aplikasi di Android karena masalah merchant Google Play yang ditolak Kartu Kredit, entah mengapa tetapi niat sudah ada untuk menghargai pengembang lokal dan internasional. Maybe, untuk membeli aplikasi kita harus kesampingkan kata-kata "kalo ada gratis, ngapain beli" karena pengembang satu persatu akan lari dari lingkungan Android.
08.23 by Putu Hadi · 7
Minggu, 24 Juni 2012
How Flipboard Save Your Day..
Flipboard save your day? How? Flipboard adalah sebuah aplikasi kurasi atau lebih simpelnya bisa disebut aplikasi All In One. Kebanyakan orang di dunia internet paling sering mengakses 2 hal ini : sosial media dan berita. Dan inilah segmen yang diambil oleh Flipboard.
Gue banyak mengenal aplikasi kurasi hanya lebih banyak Web-Based belum AppMobile-based. Melihat satu persatu apa yang terjadi di dunia melalui berita dan melalui sosial media begitu merepotkan di Smartphone. Bayangkan jika ingin cek status Twitter mesti buka app Twitter, cek status Fb mesti buka Facebook app, seterusnya dan seterusnya walaupun di browser mobile juga bisa dibuka sekalian namun tetap saja tidak bisa dalam 1 layar.
Flipboard save my day, absolutely this app awesome.. :D. Flipboard memang awalnya hanya disediakan untuk iOS. Tetapi beberapa waktu lalu akhirnya Android kebagian juga. Awalnya gue kira aplikasi ini akan berukuran lebih dari 4MB, dan ajibnya itu tidak terbukti karena ukuran sebenarnya hanya 2MB. Melihat Flipboard for iOS, gue mulai ragu apakah efek-efek ini akan berlaku juga di Android gue mengingat sementara Android yang gue berspesifikasi kurang bagus.
And..this is how this app save my day, dengan koneksi yang ga terlalu bagus gue bisa baca berita dan status dalam waktu yang bersamaan tanpa buka banyak tab atau aplikasi-aplikasi banyak. Kerennya, aplikasi ini berjalan sangat mulus pada Smartphone gue yang berCPU 600 Mhz.




Gue yakin dengan gambar-gambar di atas, kamu sudah bisa mengerti kenapa Flipboard save your time :D. Flipboard sangat cocok bagi yang gak mau waktunya habis buka sana-sini.
Gue banyak mengenal aplikasi kurasi hanya lebih banyak Web-Based belum AppMobile-based. Melihat satu persatu apa yang terjadi di dunia melalui berita dan melalui sosial media begitu merepotkan di Smartphone. Bayangkan jika ingin cek status Twitter mesti buka app Twitter, cek status Fb mesti buka Facebook app, seterusnya dan seterusnya walaupun di browser mobile juga bisa dibuka sekalian namun tetap saja tidak bisa dalam 1 layar.
Flipboard save my day, absolutely this app awesome.. :D. Flipboard memang awalnya hanya disediakan untuk iOS. Tetapi beberapa waktu lalu akhirnya Android kebagian juga. Awalnya gue kira aplikasi ini akan berukuran lebih dari 4MB, dan ajibnya itu tidak terbukti karena ukuran sebenarnya hanya 2MB. Melihat Flipboard for iOS, gue mulai ragu apakah efek-efek ini akan berlaku juga di Android gue mengingat sementara Android yang gue berspesifikasi kurang bagus.
And..this is how this app save my day, dengan koneksi yang ga terlalu bagus gue bisa baca berita dan status dalam waktu yang bersamaan tanpa buka banyak tab atau aplikasi-aplikasi banyak. Kerennya, aplikasi ini berjalan sangat mulus pada Smartphone gue yang berCPU 600 Mhz.




Gue yakin dengan gambar-gambar di atas, kamu sudah bisa mengerti kenapa Flipboard save your time :D. Flipboard sangat cocok bagi yang gak mau waktunya habis buka sana-sini.
07.18 by Putu Hadi · 1
Sabtu, 08 Oktober 2011
6 pertanyaan jika BBM benar-benar merapat ke Android
Tersiar kabar yang sangat mencengangkan dari TechRadar bahwa BBM akan menyambangi Android. Ini berarti RIM seolah menyerah kepada Android karena merelakan aplikasi populer Blackberry Messenger mampir di Android. Belakangan ini muncul gambar-gambar terkait yang semakin menguatkan bahwa BBM memang akan benar-benar masuk ke Android, konon gambarnya diambil oleh karyawan RIM. Berikut foto-fotonya:



Mungkinkah? sambil menunggu gosip menjadi fakta, mari kita memberi beberapa pertanyaan jika BBM benar-benar ada di Android:
1. RIM memiliki server khusus untuk mengatur lalu lintas BBM, jika Android memakai BBM maka mau tak mau harus memakai Server RIM. Masalahnya apakah user Android harus membeli paket BBM? Jika ya maka siap-siaplah user Android untuk menyiapkan uang tambahan membeli paket BBM.
2. BBM punya sistem PIN unik untuk tiap penggunanya, lalu bagaimana di Android? apakah setiap user Android juga akan memiliki PIN unik atau malah memiliki identitas khusus seperti gmail atau nomor perangkat mobile layaknya yang dipakai di aplikasi Whatsapp.
3. Akankah Notifikasi BBM lancar di Android? seperti yang kita ketahui bahwa belakangan diketahui notifikasi Facebook for Android bisa dibilang mengecewakan. Gue pribadi jengkel karena realtime notification tidak berfungsi setelah memakainya beberapa lama.
4. Akankah BBM menyambangi iPhone? iPhone juga merupakan pesaing terberat Blackberry, apalagi santer terdengar bahwa iPhone juga akan mengeluarkan aplikasi chat khusus antar pengguna iPhone.
5. Apakah BBM akan menjadi aplikasi yang bisa didownload di market atau sepaket dengan perangkat mobile Android? yang berarti perangkat-perangkat lama Android tidak akan didukung? tetapi melihat prinsip opensource Android maka kecil kemungkinan aplikasi BBM dispesialkan.
6. Terakhir, apakah kenyataan ini akan terjadi dalam tahun 2011? jika ya maka siap-siaplah bagi kamu yang punya Smartphone BB dan Android karena suka tidak suka, smartphone BB akan menjadi gadget yang tersisihkan karena aplikasi BBM yang sudah dibuka untuk OS lain.
Mari kita tunggu kepastiannya pada BlackBerry DevCon di San Francisco 18 – 20 Oktober mendatang
Salam Teknologi!
Mungkinkah? sambil menunggu gosip menjadi fakta, mari kita memberi beberapa pertanyaan jika BBM benar-benar ada di Android:
1. RIM memiliki server khusus untuk mengatur lalu lintas BBM, jika Android memakai BBM maka mau tak mau harus memakai Server RIM. Masalahnya apakah user Android harus membeli paket BBM? Jika ya maka siap-siaplah user Android untuk menyiapkan uang tambahan membeli paket BBM.
2. BBM punya sistem PIN unik untuk tiap penggunanya, lalu bagaimana di Android? apakah setiap user Android juga akan memiliki PIN unik atau malah memiliki identitas khusus seperti gmail atau nomor perangkat mobile layaknya yang dipakai di aplikasi Whatsapp.
3. Akankah Notifikasi BBM lancar di Android? seperti yang kita ketahui bahwa belakangan diketahui notifikasi Facebook for Android bisa dibilang mengecewakan. Gue pribadi jengkel karena realtime notification tidak berfungsi setelah memakainya beberapa lama.
4. Akankah BBM menyambangi iPhone? iPhone juga merupakan pesaing terberat Blackberry, apalagi santer terdengar bahwa iPhone juga akan mengeluarkan aplikasi chat khusus antar pengguna iPhone.
5. Apakah BBM akan menjadi aplikasi yang bisa didownload di market atau sepaket dengan perangkat mobile Android? yang berarti perangkat-perangkat lama Android tidak akan didukung? tetapi melihat prinsip opensource Android maka kecil kemungkinan aplikasi BBM dispesialkan.
6. Terakhir, apakah kenyataan ini akan terjadi dalam tahun 2011? jika ya maka siap-siaplah bagi kamu yang punya Smartphone BB dan Android karena suka tidak suka, smartphone BB akan menjadi gadget yang tersisihkan karena aplikasi BBM yang sudah dibuka untuk OS lain.
Mari kita tunggu kepastiannya pada BlackBerry DevCon di San Francisco 18 – 20 Oktober mendatang
Salam Teknologi!
05.19 by Putu Hadi · 7
Minggu, 02 Oktober 2011
WP clock, Jam Android bergaya Live Wallpaper.
Bosan dengan tampilan jam yang biasa-biasa saja? mau yang lebih keren? WP clock jawabannya. WP Clock adalah widget jam untuk perangkat Android yang tampilannya sangat tidak biasa karena berbentuk Live Wallpaper. Selain menunjukkan waktu, WP clock juga menunjukkan tanggal, status baterai, dan Wfi status. Berikut-hal-hal penting menyangkut widget ini :


berikut Video yang mungkin bisa membantu dalam pemasangannya :
Selamat mengutak atik Androidmu! untuk download klik DISINI.
- Bisa memilih gambar background langsung dari SD card.
- Bisa memakai slideshow background.
- Tersedia background yang bisa didownload dari webnya dimana sudah teroptimasi untuk dijadikan Wallpaper.
- Tampil saat terkunci maupun tak terkunci.
- Efisien energi pemakaian.
- Font dan transparasi yang cocok.
- Scrolling yang lembut.
berikut Video yang mungkin bisa membantu dalam pemasangannya :
Selamat mengutak atik Androidmu! untuk download klik DISINI.
Widget-widget yang diberikan kemungkinan tidak bisa didapatkan di market karena kemungkinan besar berbayar dan diambil dari situs www.blapkmarket.com
07.03 by Putu Hadi · 0
Jumat, 23 September 2011
3 aplikasi kamera yang patut dicoba di Android (download)
Jeprat-jepret sana-sini pake hape Android tidak enak rasanya tanpa memberi efek-efek yang membuat hasil foto semakin menarik dan tentunya semakin keren. Beberapa perangkat mobile Android memang dibekali dengan kamera beresolusi tinggi dan sebagian juga beresolusi rendah, biasanya untuk yang beresolusi rendah jika mengambil gambar hasilnya kurang begitu memuaskan.
Maka dari itu kamu perlu memakai software tambahan untuk mempercantik hasil jepretan sana-sinimu tersebut. Tanpa banyak cincong gue mau kasi liat 3 aplikasi Kamera Android yang bisa kamu coba.
1. Paper Camera

Aplikasi ini lebih ke pengolahan secara sketsa jadi semua efeknya banyak ke abstrak. Bagi kamu yang suka model-model sketsa dan berbagai variasi sketsa lainnya maka aplikasi ini sangat cocok untuk dimiliki. Ada sekitar 11 efek dimana semua masih bisa diatur level kontras, brightness, dan line nya. Klik judul untuk menuju link download aplikasi Paper Camera ini.
2. Camera360


Camera 360 bisa dibilang aplikasi terkomplit untuk pengguna kamera Android karena aplikasi ini punya banyak efek-efek keren. Awalnya dibagi 6 kategori dan di setiap kategori mengandung lagi beberapa efek sehingga jika ditotal sekitar 20an efek dalam aplikasi ini. Salah satu efek menarik yang bisa kamu coba adalah efek Hantu dimana ketika kamu mengambil gambar maka akan muncul hantu di salah satu tempat, hiiii...btw untuk download silahkan klik Judulnya ya.
3. Fx Camera

Efeknya paling sedikit diantara yang lain yaitu cuma ada 6 efek tetapi semua efeknya merupakan efek-efek yang unik dan bisa kamu tes untuk melihat kehandalannya. Seperti misalnya saja efek ToyCam yang membuat fotomu tampak klasik dan berkelas seperti memakai kamera-kamera profesional. Klik judul untuk menuju halaman download.
Maka dari itu kamu perlu memakai software tambahan untuk mempercantik hasil jepretan sana-sinimu tersebut. Tanpa banyak cincong gue mau kasi liat 3 aplikasi Kamera Android yang bisa kamu coba.
1. Paper Camera
Aplikasi ini lebih ke pengolahan secara sketsa jadi semua efeknya banyak ke abstrak. Bagi kamu yang suka model-model sketsa dan berbagai variasi sketsa lainnya maka aplikasi ini sangat cocok untuk dimiliki. Ada sekitar 11 efek dimana semua masih bisa diatur level kontras, brightness, dan line nya. Klik judul untuk menuju link download aplikasi Paper Camera ini.
2. Camera360
Camera 360 bisa dibilang aplikasi terkomplit untuk pengguna kamera Android karena aplikasi ini punya banyak efek-efek keren. Awalnya dibagi 6 kategori dan di setiap kategori mengandung lagi beberapa efek sehingga jika ditotal sekitar 20an efek dalam aplikasi ini. Salah satu efek menarik yang bisa kamu coba adalah efek Hantu dimana ketika kamu mengambil gambar maka akan muncul hantu di salah satu tempat, hiiii...btw untuk download silahkan klik Judulnya ya.
3. Fx Camera
Efeknya paling sedikit diantara yang lain yaitu cuma ada 6 efek tetapi semua efeknya merupakan efek-efek yang unik dan bisa kamu tes untuk melihat kehandalannya. Seperti misalnya saja efek ToyCam yang membuat fotomu tampak klasik dan berkelas seperti memakai kamera-kamera profesional. Klik judul untuk menuju halaman download.
17.14 by Putu Hadi · 12
Minggu, 19 Juni 2011
Fungsikan Android sebagai hotspot (tahukah anda?)
Sebagian besar teman saya selalu bertanya mengapa memilih Smartphone Android dan bukan merk lain seperti Blackberry ataupun Apple? Kemarin teman kantor menanyakan kembali hal yang sama dan saya menyuruhnya untuk menunggu sejenak. Beberapa saat kemudian saya bertanya apakah handphonenya memiliki fasilitas wifi. Ia mengamininya dan saya beritahu untuk menyalakan wifi lalu menscan koneksi. Awalnya dia bertanya untuk apa tetapi kemudian ia melihat hasil scan hotspot di sekitarnya dan tertera nama “Android”.
Ya, Smartphone Android dengan OS 2.2 (Froyo) memiliki kecanggihan yang mungkin anda belum terlalu manfaatkan yaitu menjadi sebuah hotspot. Untuk orang yang selalu mobile dan butuh koneksi internet di laptop maupun handphone, maka Android adalah pilihan yang tepat. Dengan fitur hotspot bawaannya maka anda tidak perlu yang namanya modem karena ntuk mendapatkan koneksi internet di laptop maka tinggal hidupkan Wifi Laptop lalu cari hotspot androidnya.
Untuk di Androidnya sendiri, menu hotspot ini ada pada Settings-Wireless and Networks - Tethering and Portable Hotspot - Centang Portable Wi-Fi hotspot.
Di market juga tersedia aplikasi Wifi Tethering, silahkan download di link ini.


Ada perbedaan antara aplikasi tethering dari bawaan Froyo dan Aplikasi dari Market. Untuk bawaan Froyo bisa diberi password agar tidak sembarang orang bisa memakainya sedangkan untuk di aplikasi market tidak ada pengaturan password namun kita bisa memilih IP user yang bisa memakai hotspot. Jadi sebenarnya kedua macam cara tethering ini memiliki filter yang sama kuatnya.
Bagaimana? apakah anda tertarik memakai Android setelah mengetahui fasilitas ini? menurut saya cukup efektif ketimbang memakai Modem dan smartphone karena dengan memakai Android bisa memakai 1 paket untuk pemakaian mobile maupun non-mobile. Tetapi jangan lupa dengan memakai fasilitas tethering ini maka baterai akan cepat habis, apalagi jika sinyal yang didapatkan tidak terlalu bagus.
Selamat Mencoba!
Ya, Smartphone Android dengan OS 2.2 (Froyo) memiliki kecanggihan yang mungkin anda belum terlalu manfaatkan yaitu menjadi sebuah hotspot. Untuk orang yang selalu mobile dan butuh koneksi internet di laptop maupun handphone, maka Android adalah pilihan yang tepat. Dengan fitur hotspot bawaannya maka anda tidak perlu yang namanya modem karena ntuk mendapatkan koneksi internet di laptop maka tinggal hidupkan Wifi Laptop lalu cari hotspot androidnya.
Untuk di Androidnya sendiri, menu hotspot ini ada pada Settings-Wireless and Networks - Tethering and Portable Hotspot - Centang Portable Wi-Fi hotspot.
Di market juga tersedia aplikasi Wifi Tethering, silahkan download di link ini.
Ada perbedaan antara aplikasi tethering dari bawaan Froyo dan Aplikasi dari Market. Untuk bawaan Froyo bisa diberi password agar tidak sembarang orang bisa memakainya sedangkan untuk di aplikasi market tidak ada pengaturan password namun kita bisa memilih IP user yang bisa memakai hotspot. Jadi sebenarnya kedua macam cara tethering ini memiliki filter yang sama kuatnya.
Bagaimana? apakah anda tertarik memakai Android setelah mengetahui fasilitas ini? menurut saya cukup efektif ketimbang memakai Modem dan smartphone karena dengan memakai Android bisa memakai 1 paket untuk pemakaian mobile maupun non-mobile. Tetapi jangan lupa dengan memakai fasilitas tethering ini maka baterai akan cepat habis, apalagi jika sinyal yang didapatkan tidak terlalu bagus.
Selamat Mencoba!
08.29 by Putu Hadi · 6
Minggu, 15 Mei 2011
Koinkulator, aplikasi yang ga bikin duit cepat habis
Aduh, gue diare hari ini..hiks, ini benar-benar momen celaka karena gue paling ga suka yang namanya sakit di perantauan. Hem, gapenting banget kan? tapi bener, semua orang juga tidak suka yang namanya sakit, apalagi untuk sakit yang satu ini : KANKER alias KANTONG KERING.
Penyakit ini biasanya terjadi di tanggal-tanggal tua, pengidapnya kadang berubah sikap dari ceria menjadi muram tiap waktu. Setiap belanja apa-apa juga selalu nanya harga dan kadang kalo kemahalan, ga jarang ia batalkan demi sesuap nasi. Untuk yang sudah akut, biasanya jika makan akan memesan hanya nasi putih lalu nebeng lauk di temen-temennya (iklan banget). Tenang, ternyata Android punya aplikasi yang bisa membantu kamu mencegah Kantong Kering ini terjadi, nama aplikasinya adalah :
KOINKULATOR (tung ting tung ting, kuau kuau kuau...*nada doraemon)
Wah, apakah aplikasi ini bisa menambah uang di dompet kalo dipencet?
Aplikasi ini terbilang aplikasi sederhana yang mencatat pemasukan dan pengeluaran lalu membuat grafiknya dalam kategori sehingga kamu mengetahui dari segi mana kamu paling banyak mengeluarkan uang dan di bulan depannya kamu bisa mengurangi pengeluaran yang dirasa tidak perlu. Kalau penasaran silahkan lihat gambarnya di bawah ini:



Seperti yang gue bilang sebelumnya, aplikasi ini sangat sederhana dan mungkin kamu yang sudah terbiasa membuat program pasti bisa juga membuatnya dengan bahasa lain. Lalu gimana kalau pengeluaranmu emang ga bisa ditekan karena memang semua yang kamu beli adalah kebutuhanmu? ya cari duitlaaah...
Sedot aplikasi bisa langsung disini
Penyakit ini biasanya terjadi di tanggal-tanggal tua, pengidapnya kadang berubah sikap dari ceria menjadi muram tiap waktu. Setiap belanja apa-apa juga selalu nanya harga dan kadang kalo kemahalan, ga jarang ia batalkan demi sesuap nasi. Untuk yang sudah akut, biasanya jika makan akan memesan hanya nasi putih lalu nebeng lauk di temen-temennya (iklan banget). Tenang, ternyata Android punya aplikasi yang bisa membantu kamu mencegah Kantong Kering ini terjadi, nama aplikasinya adalah :
KOINKULATOR (tung ting tung ting, kuau kuau kuau...*nada doraemon)
Wah, apakah aplikasi ini bisa menambah uang di dompet kalo dipencet?
GUNDHULMU!!
Aplikasi ini terbilang aplikasi sederhana yang mencatat pemasukan dan pengeluaran lalu membuat grafiknya dalam kategori sehingga kamu mengetahui dari segi mana kamu paling banyak mengeluarkan uang dan di bulan depannya kamu bisa mengurangi pengeluaran yang dirasa tidak perlu. Kalau penasaran silahkan lihat gambarnya di bawah ini:
Seperti yang gue bilang sebelumnya, aplikasi ini sangat sederhana dan mungkin kamu yang sudah terbiasa membuat program pasti bisa juga membuatnya dengan bahasa lain. Lalu gimana kalau pengeluaranmu emang ga bisa ditekan karena memang semua yang kamu beli adalah kebutuhanmu? ya cari duitlaaah...
Sedot aplikasi bisa langsung disini
Review tentang aplikasi Android menjadi salah satu fokus blog ini dan jangan lupa untuk kembali selalu plus kalau belum langganan email silahkan langganan, gratis kok!!
07.08 by Putu Hadi · 0
Langganan:
Postingan (Atom)









