Baca lewat email biar asik ->
author

Artikel ini ditulis oleh : Putu Hadi

Putu Hadi adalah Blogger dan Penulis penyuka Android. Follow saya di Twitter, artikel ini bermanfaat buat kamu? jangan lupa tinggalkan komentar ya...


Kamis, 06 Juni 2013

Joger Luwus Akan Kembali Buka?


Pernah main ke Bali? tentunya kamu pasti tidak asing dengan "Joger". Kaos Asli Bali ini dulunya memiliki 1 cabang di Luwus, di sebuah daerah sangat padat wisatawan oleh karena merupakan jalur ke Bali Utara - Bali Selatan yang di sepanjang jalannya memang ada banyak tujuan wisata.

Gue adalah pelanggan tetap setiap pulang kampung, bahkan beberapa minggu sebelum Joger tutup gue mati-matian minta ke nyokap agar dibeliin sendal Joger dan dikirim ke NTT. Terus terang, gue sama sekali gak pernah ke Joger Kuta dan sekalinya ada Joger di deket rumah (sekitar 1 jam 30 menit) maka tiap beli oleh-oleh musti ke Joger.

Sayang, bulan Maret lalu Joger tutup dikarenakan permasalahan dengan desa setempat. Kasus selengkapnya kamu bisa cek di fanspage nya Joger. Setelah Joger tutup, muncul berbagai dukungan agar tidak ada premanisme di Bali terutama untuk Joger yang padahal sudah menghidupi banyak kepala di Luwus. Dan gue emang liat daerah di sekitar Joger sudah berubah jauh menjadi area perdagangan oleh-oleh dari tempat sepi tanpa pedagang.

Setelah Joger tutup, muncullah sebuah petisi online yang mendukung agar menolak premanisme di Bali. Petisi ini muncul di Change.org yang merupakan media bagi orang-orang untuk mendukung atau menentang sesuatu secara online tetapi ditindaklanjuti secara nyata. Jika kamu belum sempat melihat petisi ini, silahkan cek disini : https://www.change.org/id/petisi/perbekel-desa-luwus-bendesa-adat-luwus-baturiti-tabanan-bali-tolong-stop-premanisme-berkedok-adat-bali.

Gue sebenernya adalah salah satu fans joger yang sangat kecewa ketika Joger memutuskan untuk menutup  cabang Luwus. Berita baiknya, tadi gue mendapatkan email yang bunyinya seperti :
Good Morning Selamat Pagi.
Sejak ditutupnya Teman Joger oleh keluarga Joger (Bukan oleh pihak lain) tgl 11 Maret 2013. Telah dilakukan beberapa pertemuan. Prajuru adat lama sudah diganti oleh Prajuru Adat Br Luwus yang baru (Bukan karena kasus Teman Joger, melainkan karena masa Jabatan yang sudah berakhir).

Prajuru Adat Br Luwus secara active berupaya untuk mengembalikan dan meluruskan nama Teman Joger yang sempat dicoreng oleh pihak - pihak yang sampai saat ini masih belum terungkap (Walaupun sudah mulai mengerucut kepada 3 orang sebagai aktor intelectual dibelakang hengkangnya Teman Joger dari Luwus). Namun sangat kami sayangkan Prajuru Baru yang selain baru dan belum pernah melakukan kesalahan harus menanggung akibat dari sikap arrogant oknum - oknum yang mengatas namakan banjar adat Luwus.

Mantan Lurah, Lurah Incumbent, Mantan Bendesa Adat Desa Luwus, dan Tokoh Masyarakat sempat bertemu dan meminta maaf atas ketidak nyamanan yang Teman Joger harus terima. Namun pertanyaan kami waktu itu adalah, 'Kalian ini salah apa sama kami?' kok minta maaf?

Oknum - oknum ini masih bersembunyi. Dan kami belum bisa memaafkan oknum karena memang sampai saat ini, oknum - oknum tersebut belum mau angkat bicara dan secara jantan dan sportif mengakui kesalahannya.

Besok Jumat tgl 7 Juni 2013 jam 11:00 Wita, akan diadakan kembali pertemuan antara DKK (Dewan Kebijaksanaan Keluarga) Joger dengan Prajuru Adat Br Luwus (Bagi yang berkenan hadir silahkan hadir), infonya Sekretaris Banjar Adat Luwus yang baru telah mengundang oknum - oknum tersebut. Semoga saja kebaikan dan kebenaran kembali bersinar di Luwus.

Tak luput saya mengucapkan banyak terima kasih kepada segenap penanda tangan petisi https://www.change.org/id/petisi/perbekel-desa-luwus-bendesa-adat-luwus-baturiti-tabanan-bali-tolong-stop-premanisme-berkedok-adat-bali

Merdeka!

Jadi marilah para fans Joger mendoakan agar mereka kembali buka di Luwus, masalahnya sebentar lagi gue pulang nih dan males ke Kuta.


0 Responses to “Joger Luwus Akan Kembali Buka?”

Poskan Komentar

Artikel ini berguna? jangan menjadi silent reader, saya akan selalu menjawab komentar

Ada 2 aturan berkomentar yaitu jangan asal komentar, jangan mengiklan, hargai penulis yang membuat artikel ya..terima kasih.